Transfusi Darah

By 22.23



Transfusi darah adalah pemindahan darah atau komponen darah dari donor ke dam peredara darah penerima. Tujuan tansfusi adalah untuk memperbaiki sirkulasi volume darah dan oxygen carrying capacity.
Transfusi darah masih berperan penting pada penanganan syok hemoragik dan diperlukan bila kehilangan darah mencapai 25% volume darah sirkulasi. Pada syok lain darah berguna mengembalikan curah jantung bila hematokrit rendah atau bila cairan gagal mempertahankan perfusi.
Kadar HB 8 g% masih efektif untuk memenuhi kebutuhan oksigen jaringan. Pada pasien kritis transfusi sel darah merah diberikan bila HB < 7 g%, kecuali terdapat penyakit arteri koroner, perdarahan akut atau asidosis laktat.
Resiko transfusi:
·         Acute: overload, reaksi alergi, reaksi hemolitik, demam, emboli udara.
·         Delayed : infeksi dan imunosupresi.
Kriteria transfusi darah dengan packed red cells:
1.       Hb <8 g/dL
2.       Hb 8 – 10 g/dL, normovolemik disertai tanda-tanda gangguan miokardium, serebral dan respirasi
3.       Perdarahan hebat: 10ml/kg pada 1 jam pertama atau >5 ml/kg pada 3 jam pertama
4.       Untuk meningkatkan Hb, transfusi dengan:
5.       Whole blood: ( Hbx – Hb pasien ) x BB x 6 = ml
6.       Packed red cells: ( Hbx – Hb pasien) x BB x 3 = ml

You Might Also Like

0 komentar