Transfusi Darah
Transfusi darah
adalah pemindahan darah atau komponen darah dari donor ke dam peredara darah
penerima. Tujuan tansfusi adalah untuk memperbaiki sirkulasi volume darah dan oxygen carrying capacity.
Transfusi darah
masih berperan penting pada penanganan syok hemoragik dan diperlukan bila
kehilangan darah mencapai 25% volume darah sirkulasi. Pada syok lain darah
berguna mengembalikan curah jantung bila hematokrit rendah atau bila cairan
gagal mempertahankan perfusi.
Kadar HB 8 g%
masih efektif untuk memenuhi kebutuhan oksigen jaringan. Pada pasien kritis
transfusi sel darah merah diberikan bila HB < 7 g%, kecuali terdapat
penyakit arteri koroner, perdarahan akut atau asidosis laktat.
Resiko transfusi:
·
Acute:
overload, reaksi alergi, reaksi
hemolitik, demam, emboli udara.
·
Delayed :
infeksi dan imunosupresi.
Kriteria transfusi darah dengan packed red cells:
1. Hb
<8 g/dL
2. Hb
8 – 10 g/dL, normovolemik disertai tanda-tanda gangguan miokardium, serebral
dan respirasi
3. Perdarahan
hebat: 10ml/kg pada 1 jam pertama atau >5 ml/kg pada 3 jam pertama
4. Untuk
meningkatkan Hb, transfusi dengan:
5. Whole blood: ( Hbx – Hb pasien ) x BB x
6 = ml
6. Packed red cells: ( Hbx – Hb pasien) x
BB x 3 = ml

0 komentar